Monthly Archives: June 2014

KSU Balem Arabica Terimakasih Banyak untuk Wakil Bupati Jayapura

Penyerahan Packaging Baliem Blue Coffee dari Pemda  di Gudang BBCoffee Numbay

Penyerahan Packaging Baliem Blue Coffee dari Pemda di Gudang BBCoffee Numbay

KSU Baliem Arabica sebagai badan usaha kerakyatan bangsa Papua dan para Pengurus Pusat, pengurus Unit dan Pengurus Cabang di Wamena, Sentani Jayapura, Manokwari dan Yogyakarta dengan ini mengucapkan

TERIMAKASIH BANYAK

kepada Pemerintah Kabupaten Jayapura pada umumnya dan secara khusus Wakil Bupati Kabupaten Jayapura, ‘

Bapak Robert Djoensoe

atas dukungan kepada KSU Baliem Arabica dengan membuatkan

Seluruh pimpinan dan Crew KSU. Baliem Arabica mengucapkan Terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kabupaten Jayapura dan khususnya Kepada BPK. Robert Djoensoe selaku Wakil bupati Jayapura atas dukungan Pengembangan Ekonomi Kreatif melalui KSU. Produksi: Baliem Blue Coffee Harapan. Kiranya TUHAN Yesus Kristus memberkati pelayanan Bapak demi hormat dan kemuliaanNya, AMIN.

Dukungan Pemda Kabupaten Jayapura lewat Wakil Bupati sudah nyata sejak pembukaan Kantor Perwakilan KSU Baliem Arabica secara resmi di Kota Jayapura dengan izin resmi. Kini dukungan itu lebih dinyatakan kepada masyarakat sehingga mudah dilihat oleh orang Papua dengan cara memberikan sumbangan pembuatan Packaging dari Produk Unggulan Tanah Papua, Baliem Blue Coffee, produk yang sampai hari ini baru satu-satunya produk Orang Asli Papua yang berhasil diekspor ke pasar mancanegara, khususnya Amerika Serikat.

“Dukungan sang Wakil Bupati Kabupaten Jayapura seperti ini patut dicontoh oleh bupati-bupati di seluruh Tanah Papua, yang notabene adalah Putra Daerah atau Orang Asli Papua sendiri,”

kata Ketua KSU Baliem Arabica, Selion Karoba.

Menurut Karoba lagi,

“Jalinan kerjasama ini terjalin berkat hati pribadi Robert Djonsoe yang sejak berdinas di Kepolisian Republik Indonesia telah ditunjukkan untuk membantu memajukan orang Papua sehingga menjadi tuan di atas tanah sendiri, di tanah leluhur sendiri, sehingga Orang Asli Papua tidak hanya mengeluh dari pinggir jalan dan dari emperan toko, tetapi menempati tempat-tempat terhormat sebagai tuan tanah di negeri ini.

Bayangkan saja, kalau semua pejabat yang menamakan dirinya “Orang Asli Papua” yang pekerjaannya ke Jakarta – Papua setiap minggu itu kalau perhatikan usaha-usaha yang sudah membawa nama Papua seperti ini kalau mereka perhatikan secara serius, mereka juga akan kenyang dengan pujian dan hormat dari kami-kami masyarakat yang berwirausaha. Apalagi saya ini pimpin Koperasi, jadi apa yang mereka lakukan akan saya laporkan kepada anggota Koperasi setiap Rapat Umum Anggota Tahunan, jadi dampaknya anggota pasti akan berterimakasih.

Tetapi sebelum itu saya berterimakasih, atas nama seluruh anggota Koperasi, dan semua orang Papua, berterimakash kepada pejabat yang punya hatiranui dan melek secara nurani dan rohani.”

Menyangkut produk KSU Baliem Arabica sendiri, Karoba melanjutkan

Kalau Pemda di Kabupaten di seluruh Pegunungan Tengah masing-masing mendukung sedikit saja, tidak milyaran, tetapi ratusan juta saja, kami sanggup mengekspor Kopi sampai ratusan ton, bukan ke Amerika Serikat saja, tetapi juga ke Eropa, Australia dan Asia, tetapi itu sulit karena kami tidak mampu, kami tidak punya uang, kami petani yang masih pakai koteka baru bertani, kami bukan petani berdasi seperti di Jawa atau negara barat.

Selanjutnya diharapkan agar terobosan ini membuka mata bagi semua pejabat dari tingkat Provinsi sampai Kabupaten agar melihat contoh yang diberikan Wakil Bupati Robert Djonsoe. Menurut Selion Karoba lagi menutup pernyataanya,

Orang macam ini saya rasa lebih keriting hatinya daripada keriting fisik. Orang Papua sekarang perlu OAP yang keriting di luar atau yang keriting di dalam? Yang mana yang lebih penting? Yang mana yang lebih berarti?,

tanyanya.

Yang Harus Anda Ketahui Bahaya GMO

Apa itu GMO

GMOs, atau “genetically modified organisms,” ialah tanaman atau bewan yang diciptakan lewat teknik pemisahan genetika dari bioteknologi (juga disebut genetic enginieering, atau GE, yaitu rekayasan genetika). Teknologi experimental ini melakukan merger terhadap DNA dari berbagai spesies, lalu menciptakan kombinasi gen-gen tanaman, hewan, bakteri dan viral yang labil yang tidak dapat terjadi secara alamiah atau dalam pembibitan tradisional. (PAS COFFFEE)

GMO adalah mahluk hidup yang telah ditingkatkan kemampuan genetisnya melalui rekayasa genetis. Secara mudah dapat kamu pahami bahwa dengan rekayasa genetis, ”komponen” mahluk hidup ”dibuah”, disesuaikan, sehingga menjadi lebih unggul, semisal tahan hama, tahan penyakit, dan lebih banyak menghasilkan panen, atau menambah ”gemuk” hewan ternak.

Sebagai contoh, tanaman jagung yang mudah terserang hama, melalui rekayasa genetis, dapat di ”silangkan” dengan jenis bakteri yang dapat ”melawan” hama tersebut, sehingga jadi lah tanaman jagung type baru yang tahan hama.

Salah satu ancaman yang menyeluruh terhadap kemanusiaan adalah me modifikasi sumber makanan kita, dan salah satu alasan mengapa hal itu di benarkan terjadi, adalah karena kita terlalu jauh dari sumber-sumber makanan kita.

Anak-anak sekarang bahkan tidak menyadari berasal dari mana daging dan susu yang sering mereka konsumsi, misalnya mereka tidak pernah menginjakkan kaki di sebuah peternakan atau di ladang pertanian.., tidak pernah terpikirkan bagaimana sumber-sumber makanan tersebut di produksi.

Resiko GMO… BACA SELENGKAPNYA DI SINI