Tag Archives: Selion Karoba

KSU Baliem Arabica Demo di Kantor Dinas Perkebunan Provinsi Papua

Demonstrasi Minta Perjelas Proyek Pengembangan Kopi di Tanah Papua

Demonstrasi Minta Perjelas Proyek Pengembangan Kopi di Tanah Papua

Para Anggota KSU Baliem Arabica yang berada di Kabupaten dan Kota Jayapura melakukan demonstrasi damai di Kantor Perkebunan Dinas Provinsi Papua menuntut kejelasan proyek Pengembangan Kopi dan Mini Industri Kopi Papua yang telah diperjuangkan KSU Baliem arabica bersama berbagai stake-holders dari pihak pemerintah maupun swasta selama tahun 2015 lalu.

Berbagai dinas dan instasi pemerintah yang terlibat di tahun lalu selama penulisan Business Plan untuk Pengembangan Kopi di Wilayah Adat Mee-Pago dan Laa-Pago mengarahkan dan menodorong KSU Baliem Arabica untuk segera memanfaatkan dana yang telah disediakan Pemerintah untuk pengembangan bisnis kopi di Tanah Papua. Senada dengan mereka, Ketua II DPR Papua yang mengetuk palu untuk menggolkan Alokasi Dana untuk pengembangan Kopi dan pendirian Mini Industri Kopi Papua dari Fraksi Golkar, Fernando Tinal mengatakan

Ya, kami harap Pemprov Papua melalui SKPD terkait, untuk memberikan dukungan dan bantuan untuk pengembangan usaha KSU Baliem Arabica ini.
“KSU Baliem Arabica ini, lahir dari sebuah renungan yang lama untukmengembangkan ekonomi kerakyatan di pedalaman Tanah Papua, didirikan secara resmi taun 2006.

Dalam banyak kali pertemuan di tahun 2015, secara khusus Asisten II Sekda Provinsi Papua, Elia Loupatty sudah berkali-kali berjanji akan menggolkan proyek pengembangan Kopi Papua dan akan diserahkan secara penuh kepada KSU Bailem Arabica.

Ketika janji-jani dan hasil usaha yang telah disahkan oleh DPR Papua ini dimintakan untuk diperjalas status proyeknya dan informasi tentang pengembangannya kepada Kepala Dinas Provinsi Papua, John Nahumury, ternyata proyek dimaksud telah dibagi-bagi menjadi proyek-proyek, antara lain:

Sesuai dengan izin yang diberikan oleh Polresta Jayapura, pada tanggal 4 April 2016 telah berlangsung demonstrasi di Kantor Dinas Perkebunan Provinsi Papua di Kotaraja Jayapura. Izin diberikan untuk aksi jam 08:00 pagi sampai 17:00 sore.

KSU Baliem Arabica lewat penanggungjawab aksi, yaitu Kepala Gudang Produksi Baliem Blue Coffee di Kompleks PON XX 2020 Kampung Harapan, Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, Apison Karubaba mengatakan terimakasih sebesar-besarnya atas dukungan aparat Kepolosian Kota Jayapura atas izin yang telah diberikan. Menurut Karubaba, janji untuk melakukan aksi tertib dan damai telah digenapi oleh pihak pendemo, oleh karena itu aksi berikutnya mohon supaya diberi kelonggaran terus-menerus.

Menurut Ketua Koperasi Baliem Arabica, Ev. Selion Karoba, S.Th.,

KSU Baliem Arabica bergerak sebelum terjadi penyelewengan, karena kita tidak mau terjadi banyak dusta dan penyelewengan di Tanah Papua. Gubernur Provinsi Papua sudah melarang miras diproduksi, diedarkan dan diperdagangkan di Provinsi Papua< Kedatangan orang dari luar juga sudah dibatasi. Lalu para pejabat dan para Kepala Dinas yang non-Papua dan terindikasi korup akan terus dipantai oleh para entrepreneur Papua, terutama oleh KSU Bailem Arabica sehingga para koruptor diekspose sebelum terjadi korupsi, bukan setelah terjadi korupsi.

Untuk Papua Bangkit, Papua Mandiri dan Papua Sejahtera, Gubernur Lukas Enembe perlu didukung oleh para pembantu yang jujur dan konsekuen. Jangan sampai ada pejabat yang justru bekerja dengan sengaja untuk mematikan visi-misi Gubernur. Semua titipan, tetapi ada titipan untuk menggolkan visi-misi Gubernur, dan ada juga titipan untuk mematikan program Gubernur. Kita tahu dari apa yang mereka lakukan di lapangan.

Sementara itu Jhon Kwano. Kepala Unit Marketing & Sales KSU Baliem Arabica berkantor di Yogyakarta dan Jakarta mengatakan

Harus dibangun sebuah dinamika komunikasi antara Dinas Perkebunan dan KSU Baliem Arabica. Ada banyak pemain Kopi di Tanah Papua, yang saya tidak perlu sebutkan nama-nama mereka, yang mengaku diri pemain kopi, tetapi sebenarnya tujuan akhir mereka ialah mengacaukan mutu Kopi Papua dan merusak citra Kopi Papua di pasar. Saya sudah hampir 3 tahun ditugaskan memasarkan Kopi Papua di pulau Jawa, dan banyak orang menjadi supplier Kopi Papua, tetapi saya mengajak semua pihak supaya membuka mata, maka ada pemain yang dengan sengaja bekerja untuk mematikan citarasa dan namabaik Kopi Papua di pasar di Indonesia maupun di dunia. Mereka berpura-pura berbicara demi petani, demi rakyat Papua, padahal mereka sendiri NON-PAPUA: Apakah mereka ber-hati Papua, walaupun mereka bukan orang Papua? Apakah kami Orang Asli Papua tidak berhati Papua sehingga mereka harus kita butuh? Kepala Dinas Perkebunan secara husus harus paham, apa artinya Kopi, apa standard yang layak sebagai sebuah Specialty Coffee dan apakah para pemain yang beliau sponsori selama ini, yang kami sudah tahu dari pulau Jawa, mereka benar-benar bertujuan membantu orang Papua dan mengangkat namabaik Kopi Papua?

Selain melakukan demonstrasi secara fisik di kantor Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Papua, akan ada demo di Dinas Perkebunan Kabupaten di mana ada para petani Kopi anggota KSU Baliem Arabica.

Selain itu, sudah ada juga penyebaran Tandatangan di Change.org, (Silahkan Click dan Tandantangani) dan juga akan ada penyebaran Surat Tertulis untuk menggungat kinerja Dinas Perkebunan Provinsi Papua, yang kami duga kuat sudah terindikasi kasus Korupsi Proyek Pengembangan Kopi di Tanah Papua, khusus untuk wilayah Laa-Pago dan Mee-Pago.

 

Pidato Online Ketua KSU Baliem Arabica November 2015

HAI PETANI KOPI, KIBARKAN PANJIMU SETINGGI LANGIT DAN BERSINARLAH BAGAI MATAHARI DI BUMI HIJAU PAPUA,

SALAM REVOLUSI KOPI menuju Pengembangan EKONOMI HIJAU PAPUA

Kegiatan REVOLUSI KOPI di Eragayam Kabupaten Mamberamo Tengah di TIGA Kios KK-LINGKAR binaan KSU. Baliem Arabica melaporkan bahwa;

Setelah pelucuran program REVOLUSI KOPI tanggal 12 Februari 2015, KSU Baliem Arabica telah melakukan kegiatan CARI DANA MODAL USAHA KIOS BINAANNYA dengan cara Budaya MAKAN SUMBANG.

Dalam Bulan Februari 2015 berhasil dilakukan kegiatan REVOLUSI KOPI di TIGA KIOS KK-LINGKAR BINAAN KSU.Baliem Arabica-“Exportir Papua Specialty Coffee” dengan perincial laporan sebagai berikut;

  1. Kios KK-LINGKAR (Yikwagwe) berhasil mengumpulkan modal usaha sebersar Rp. 15.000.000;
  2. Kios KK-LINGKAR (Karobanak) berhasil mengumpulkan modal usaha sebesar Rp. 20.000.000;
  3. Kios KK-LINGKAR (Yogoyagup) berhasil mengumpulkan modal usaha sebesar Rp. 21.000.000;

Menyusul info kegiatan kios KK-LINGKAR lainnya di seluruh Pegunungan Tengah Papua, semuanya dalam Tahun 2015.

Untuk dan Demi Kemajuan EKONOMI OAP di Tanah Papua maka kami sampaikan Pesan Sosial kami kepada Saudara-saudar Non Papua bahwa:

Kami minta dengan Hormat agar Teman-teman Non Papua dukung dan hargai kami, agar dengan cara TIDAK MENGAMBIL ALIH JUAL-BELIA SELURUH HASIL BUMI ATAU Produk Asli Tanah Papua seperti; Kayu, Sayur, Umbian, Coklat, Kopi, Buah Tawy/ Merah dll., . Sebab hal itu mengakibatkan Pembunuhan Karakter Bisnis Orang Asli Papua bertahap dan terencana.

Dan kesempatan ini kami sampaikan Salut untuk Bupati Jayawijaya yang sudah bertindak sesuai pesan ini, maka diharapkan seluruh Bupati dan Gubernur, MRP dan DPRP- Papua mendukung pesan ini selanjutnya diperdakan.

KIBARKAN PANJIMU SETINGGI LANGIT DAN BERSINARLAH BAGAI MENTARI PAGI DI BUMI HIJAU PAPUA, SALAM REVOLUSI KOPI menuju EKONOMI HIJAU PAPUA

Report By;

 

 

Selion J. Karoba
Chairperson of Cooperative Arabica Baliem (KSU. Baliem Arabica)

Salam Revolusi Kopi bagi Pemerhati Ekonomi Papua

(Gerakan Kebangkitan Papua Business Spirit)

Acara Pelucuran REVOLUSI KOPI atau Gerakan Kebangkitan Papua Business Spirit tersebut dilucurkan pada tanggal 12 Februari 2015 di Kabupaten Mamberamo Tengah Distrik Eragayam dibawah sorotan Tema: “KAMU HARUS MEMBERI MEREKA MAKAN” terambil dari Kitab Injil Markus 6:37 (Lek o, inambi nawak nduk, kit nen aret wogoranip o.”) yang disampaikan oleh salah satu Pendiri GIDI, PDT. Ki’marek K. Tawy.

Sebelum beliau Panah sebagai tanda Pelucuran, disampaikan bahw; hari ini adalah HUT GIDI yang ke-52 atau GIDI sudah berusia cukup sangat Dewasa ibarat usia manusia Dewasa yang sudah memiliki cucu. Oleh karena itu, saya selaku salah satu Pendiri GIDI berdiri disini, melihat dan berfikir bahwa pada hari dan tanggal yang bersejarah ini, kita layak melucurkan secara resmi salah satu anak atau cucu dari hasil injil itu yaitu Pelucuran “REVOLUSI KOPI” atau Gerakan Kebangkitan Semangat Bisnis Papua”.

Untuk itu, izinkan saya atas nama 8 teman Pendiri GIDI dan dengan semangan Bisnis Generasi GIDI menyatakan; Didalam Nama Allah Bapa SANG PENCIPTA dan Tuhan Yesus Kristus SANG JURU SELAMAT dan Roh Kudus SANG PENOLONG, DENGAN RESMI Membuka Pelucuran PROGRAM REVOLUSI KOPI mulai hari ini sampai Maranata, (lepas anak panah) Amin. Biarlah Tuhan berkenan dan melanjutkan mujizat-mujizatNya demi hormat dan kemuliaan bagi Nama juga pelayananNya hingga akhir Zaman.

Perlu Anak dan Cucu dari GIDI ketahui bahwa; GIDI telah lahir di Kampung ini dan bangkit melangkah hingga ke ujung Bumi dan mereka telah mendengar tentang Injil Kekuatan Allah itu, lalu mereka sedang menuju kepadamu Generasi GIDI sekalian, oleh karena itu kalian harus siap untuk memberi mereka makan, karena “KAMU HARUS MEMBERI MEREKA MAKAN” atau Saya mau pesan: Generasi GIDI harus mampu memberi mereka makan”.

Selanjutnya, beliau menyampaikan; Perhatikan ayat sebelumnya bahwa Yesus melayani mereka (orang banyak itu) sampai Dia ambil waktu untuk menyingkir (mengasingkan Diri dengan Perahu), tetapi mereka tetap mengejar Dia dari darat. Dan Dia melayani mereka dengan belas kasihan.

Ingat baik dan jangan lupa rumusnya; 5 R+2 I:500 O=12 B

PENGINJILAN BELUM SELESAI tetapi ingat juga bahwa;
KAMU HARUS MEMBERI MEREKA MAKAN
SALAM REVOLUSI KOPI

Disalin oleh:

 

 

Selion J. Karoba
Chairperson of KBA & SCAP

Selamat Tahun Baru 1 Januari 2015

Kerjasama JakartaCoffeeHOuse.com dan PAPUAmart.com

Kerjasama JakartaCoffeeHOuse.com dan PAPUAmart.com

Dari Kebun dan Kantor Pusat KSU Baliem Arabica, dari Ketua Koperasi, Badan Pengurus dan Seluruh Crew PAPUAmart.com di Yogyakarta, Gudang Processing di Port Numbay, kami mengucapkan

SELAMAT MEMASUKI TAHUN BARU 2015

SElAMAT MENYAMBUT SEMANGAT BARU!

Semoga kita semua diperbuarui dalam segala upaya kita mencapai cita-cita kemandirian ekonomi kerakyatan Papua demi kesejahteraan Masyarakat Adat di Tanah Papua, dalam rangka mewujudkan Masyarakat Adat Papua yang modern, sejahtera dan mandiri.

 

Baliem Arabica Masuk Dalam ‘One Vilage One Product’

Jum’at, 04 April 2014 09:25, Sumber BintangPAPUA.com

WAMENA – Rapat anggota ke-7 KSU Baliem Arabika yang berlangsung sehari dengan melibatkan 681 anggota dari 8 kabupaten yang terdaftar berlangsung di KSU Baliem Arabika Jalan Tamrin Wamena Rabu (2/4)

Adapun rapat anggota tersebut membicarakan, evaluasi perkembangan, laporan kemajuan, kebutuhan petani, kebutuhan pasar, harapan petani, tantangan petani, tantangan pasar, solusi khusus seputar kopi, solusi untuk petani, solusi untuk pasar termasuk simpan pinjam yang akan dibahas dirapat tersebut.

Rapat tersebut dibuka secara resmi Kepala Distrik Wamena Lince Kogoya, S.IP., yang sekaligus mewakili pemerintah daerah.

Usai pembukaan kegiatan kepada Wartawan Lince Kogoya mengatakan bahwa potensi pengembangan kopi di daerah pegunungan sangat menjanjikan apalagi dengan usaha perkebunan kopi sebagai peluang kerja

“Masyarakat punya lahan tinggal di kembangkan saja apalagi pasarnya sudah ada, dan dengan hasil ini para petani tidak lagi tergantung pada pemerintah dan sudah mandiri. Diera globalisasi nantinya ada persaingan,” katanya.

Sehingga disaat ini hanya diharapkan pemantapan administrasi keuangan, manajemen saja yang dimantapkan, sehingga betul-betul kita diperlengkapi diri untuk bersaing dengan pasar luar karena kalau di era globalisasi 2020 kita diperhadapkan dengan era globalisasi dan kalau kita tidak kuat untuk mengatur usaha baik perkebunan, administrasi dan keuangan kita akan tergeser oleh mereka yang mempunyai modal besar.

“Kami pemerintah sangat bangga dengan apa yang sudah di jalankan oleh KSU Baliem Arabica, sudah merangkul masyarakat bekerja menghidupi sektor perkebunan bahkan sampai tembus pasar internasional,”tambahnya..

Sementara itu Ketua KSU Baliem Arabica,. Selion Karoba, mengatakan bahwa pihaknya memiliki dua anggota yaitu umum sebanyak 681 anggota dan khusus 81 anggota, yang terbagi atas 8 kabupaten, Jayawijaya, Lanny Jaya, Yalimo, Tolikara,Yahukimo, Nduga, Mamberamo Tengah, Pegunungan Bintang. yang khusus mereka yang mengelola kopi organik yang layak dan penjualannya sampai ke luar negeri sedangkan umum hanya seputar dalam negeri dan lokal saja” katanya.

Unit kami yang ada di Jayapura untuk menangani hama, bibit, pembersihan, dan pasaran distributor di Papua Barat Manokwari dan di Timika dalam bentuk kafee

Dirinya menambahkan bahwa setelah expor 5 kali keluar saat ini lebih terfokus di dalam negri seperti Jawa, Bali, Sulawesi, Sumatra dan di Freeport melalui pangan sari utama sebanyak 1 Ton.

“Masalah pasar kami sudah punya pasar tetap hanya saja produksi yang akan kami tingkatkan” ucapnya.

Baliem Arabica sendiri masuk dalam Asosiasi kopi spesial Amerika, juga kopi spesial satu-satunya di Indonesia yang masuk dalam OVOP. (One Vilage One Product) Untuk itu diharapkan sesuai dengan tema kami bahwa RAT. KBA Tahun ini kita mewujudkan pengelolaan ekonomi kreatif melalui produk unggulan daerah. Baliem Arabica Specialty cofee. (titus/don/l03)