About

Posts by :

Happy Christmas 25 December 2014 from KSU Baliem Arabica

All Personnel of the Baliem Arabica Cooperative with its members (coffee farmers across Papua) and the Crew members of PAPUAmart.com as the sole distributor of PAPUA Coffee, hereby wishes you all:

MERRY CHRISTMAS 25 December 2014

May the peace of is brought to the Earth by the King of Peace operate in all our hearts in order to help is do our business in peace will all people and parties, towards  the rising of Papua for self-sufficiency and prosperity.

The Chair of KSU Baliem Arabica                                                     Coordinator of PAPUAmart.com

 

 

Selion Karoba                                                                                       Atinus Uaga

Selamat Hari Raya Natal 25 Desember 2014

Alas Batu sebelum sayuran dan ayam

Alas Batu sebelum sayuran dan ayam

Nggombonak, Karobanak, Wandikmbonak

Nggombonak, Karobanak, Wandikmbonak

Nggombonak, Karobanak, Wandikmbonak

Nggombonak, Karobanak, Wandikmbonak

 

 

 

 

 

 

 

Dari seluruh Pengurus dan Anggota Koperasi Serba Usaha Baliem Arabica, di Tanah Papua bersama Crew PAPUAmart.com dari Yogyakarta mengucapkan:

SELAMAT HARI RAYA NATAL 25 Desember 2014

Semoga damai natal membawa kita kedamaian dalam usaha pengembangan ekonomi kerakyatan Papua dalam menuju kebangkitan Papua untuk kemandirian dan kesejahteraan di Tanah Papua.

 

Wamena 24 Desember 2014                                                        Yogyakarta 24 Desember 2014

 

 

Selion Karoba                                                                                Atinus Uaga

Ketua Koperasi                                                                             Koordinator PAPUAmart.com

 

A Meeting was Held in Jayapura to Stabilise the Prices of Coffee and Cocoa

Chair of Baliem Arabica Coop as the Chair of Papua Arabica Specialty Coffee

Chair of Baliem Arabica Coop as the Chair of Papua Arabica Specialty Coffee

There was a meeting held by the Provincial Government of Papua involving various parties at the provincial level in order to stabilize the price of coffee and Cocoa.

The Chair of the Papua Arabica Speialty Coffee, Mr. Selion Karoba was invited to give his assessment on the current development on prices of both commodities expressed his concern that there has been no government regulations and monitoring in order to assist local Papuan businesses and businessmen in developing their entrepreneurs. So far government only focus on physical construction activities.

With no assistance or protection from the government but KSU Baliem Arabica currently already has some branches in Papua itself, one distributor in Java and one distributor in Australia.

The Chair of the co-op encouraged more participation and active monitoring from the government agencies in order to help local businesses to continue doing business.

We are hopeful that there will be more government monitoring in the future in order to help local businesses grow.

 

Pertemuan Pemantauan dan Pembinaan Stabilitas harga komoditi perkebunan kopi dan kakao tahun 2014

Kopi Kakao Des 2014

Rapat Pemerintah dengan Pengusaha Kopi dan Kakao Papua

Pada kesempatan Pertemuan Pemantauan dan Pembinaan Stabilitas harga komoditi perkebunan kopi dan kko tahun 2014 yang dilakukan Dilingkungan Dinas Perkebunan dan Dinas lain yang terkait sempat menghadirkan pembicara dari masing-masing Dinas antara lain; Dinas Perkebunan, Dinas pertanian, Dinas Perindag, Dinas Koperasi dan UKM serta Dinas Kehutanan dan Ketua Asosiasi KKO juga Ketua Asosiasi Kopi Spesial Papua yang juga Ketua KSU. Baliem Arabica atau Eksportir Papua Arabica Specialty Coffee’s tersebut menjadi sangat menarik dan para peserta mengusulkan agar kegiatan serupa perlu dilakukan setiap triwulan dengan volume yang lebih besar.

Yang menarik ketika kedua ketua Asosiasi menyampaikan materinya, misalnya; Ketua Asosiasi Kopi menyatakan sebuah pernyataan bahwa;

“Saya berbicara dalam kapasitas sebagai pelaku pasar atau pemain dan bukan sebagai penonton” lebih dari itu Kami tidak berbicara soal permainan orang lain, suku lain atau bangsa lain melainkan kami berbicara tentang pemain Lokal yang menjadi pemain bisnis Internasional.

Selanjutnya kata ketua Asosiasi Kopi bahwa: Kami merasa aneh ketika Pemerintah berkeinginan menjadikan Putra-Putri Papua menjadi pemain bisnis Nasional hingga Internasional sementara putra asli Papua yang telah menjadi eksportir tidak didukung penuh. Walaupun demikian, lanjutnya Kami tetap semangat untuk maju, maju dan maju karena bisnis kami dari dalam keluar hingga kini sudah memiliki Toko di Jawa dan Perwakilan di Luar negeri sambungnya. lanjut.

Artinya, KSU. Baliem Arabica sudah memiliki kios di beberapa Kabupaten/ di Papua da Papua Barat dan di Pulau Jawa dengan beberapa Unit serta Tahun ini juga telah dibuka perwakilan Koperasi Baliem Organic Arabica Coffee di Luar Negeri dengan sistem PENGEMBANGAN EKONOMI MASYARAKAT ala PAPUA. Pesan yang disampaikannya bahwa: KITA PERLU TAHU BAHWA SISTEM PENGEMBANGAN EKONOMI DI PAPUA MEMANG SANGAT DAN HARUS BEDA mau tahu Datang di Baliem Arabica-“Exportir Papua Specialty Coffee” atau di KSU Baliem Arabica akhirinya,

Ticketing and Payment Unit of KSU Baliem Arabica Launched Today, 1 December 2014

Start from today, 1 December 2014, a Unit of Ticketing and Payment Unit has been officially launched by the KSU Baliem Arabica Sales & Marketing Unit Manager, Jhon Kwnao in Yogyakara, signaling that from now on all Papuans should come and support this effort buy buying ticket through our agent.

“We cannot wait until foreigners come with development aids. We must buy our own products, the products from our own land, the products produced by our own people in Papua. This is important, because we have a mentality of waiting for helping hand from outsiders. It is now time for us Papuans to help each other, to support each other, by buying our own products, and by buying products and services delivered by Papuans. If not, nothing significant will happen on Papua Soil”,

says Kwano.

He adds,

This launch is following a previous launch of KSU Baliem Arabica Australia Distributor that was launched a week before. Today KSU Baliem Arabica already has its own distribution centre Canberra, the capital city of Australia, and today we have launched the ticketing office. In the near future many important things are happening. All this needs full support from Papuans and those who are in power, as well as from banks.

Everybody can now pay their electric bill, send money, buy air ticket cheaply here.

Unit Penjualan TIket dan Pembayaran Rekening KSU Baliem Arabica diluncurkan 1 Desember 2014

Menanggapi tantangan yang ada secara real di Tanah Papua, dan untuk memperlancar kegiatan Usaha, maka per tanggal 1 Desember 2014 telah diluncurkan oleh KSU Baliem Arabica Distributor Yogyakarta, sebuah Unit Penjualan Tiket Pesawat, Tiket Kereta Api dan Pembayaran secara Televisi, Telepon, Listrik dan Internet secara Online.

Dengan kehadiran layanan ini dimintakan kepada semua orang Papua di manapun Anda berada untuk melakukan pembelian tiket yang murah meriah, dapat dilakukan dengan cara mudah. Bisa dibeli secara Online ataupun secara Offline.

Menurut Kepala Unit Sales & Marketing, Jhon Kwano dari Yogyakarta, peluncuran ini menyusul keberhasilan KSU Baliem Arabica meluncurkan Kantor Distributor Kopi Wamena di Canberra Australia pada 20 November 2014 lalu. Menurutnya Distributor Kopi Wamena di Canberra bertugas menyampaikan kopi Wamena yang akan dikirimkan langsung dari Gudang Port Numbay, Provinsi Papua.

Dengan peluncuran ini Kwano harapkan semua pejabat Papua, pengusaha Papua, siswa dan mahasiswa Papua dan masyarakat Papua pada umumnya supaya membeli tiket lewat layanan ini karena layanan ini dimiliki oleh Orang Asli Papua, dalam rangka mengembangkan entrepreneurship di Tanah Papua. Menurutnya,

Kami harap semua pihak mengerti bahwa langkah-langkah perintisan yang dilakukan saat ini mendapat sambutan positif dari pasar masyarakat Papua sendiri dan kalau orang Papua sendiri tidak mendorong diri sendiri dengan membeli produk dari tanah sendiri dan membeli dari usaha-usaha yang dijalankan oleh orang sendiri, maka jangan kita harapkan orang lain dari timur atau barat sana datang untuk mengulurkan tangan membawa bantuan pembangunan, bantuan kesehatan, bantuan pengembangan masyarakat dan sebagainya. Sudah saatinya orang Papua bangkit untuk mandiri. Kemandirian kita akan menghadirkan kesejahteraan. Orang tidak mandiri tidka bisa sejahera.

Semuanya harus dimulai dari kita sendiri. Kami dari entrepreneurship Papua, sebagai pusat Inkubator Entrepreneur Papua sudah mengambil langkah. Kami tunggu sambutan dari ornag Papua, dan kalau bisa dari para pejabat dan juga dari sumber-sumber ekonomi dan keunangan Papua untuk mendukung perintisan seperti ini.

KSU Baliem Arabica Membuka Agen Distibusi Kopi Papua untuk Australia Branch pada 20 November 2014

Setelah utusan KSU Baliem Arabica untuk menghadiri Kongres yang diselenggarakan oleh IUCN, yaitu World Praks Congress (Kongres Taman Sedunia) yang diselenggarakan oleh IUCN di Sydney Olympic Park Australia pada 12 – 19 November 2014, maka Jhon Yonathan Kwano sebagai Kepala Unit Sales and Marketing dari KSU Baliem Arabica mengumumkan pada tanggal 20 November 2014 bahwa KSU Baliem Arabica kini telah memiliki agen distribusi Kopi Papua untuk Australia dan bahkan untuk pemasaran dunia berpusat di Canberra, ibukota Negeri Kangguru, Australia.

Pak Y. Kogoya ditujuk sebagai distributor Kopi Papua untuk pemasaran di Ibukota Australia secara khusus dan juga untuk pemasaran di seluruh Australia, dan bila perlu di Oceania dan pemasaran secara global.

Atas kerjasama KSU Baliem Arabica dengan The Jakarta Coffee House (JCH), maka kini KSU Baliem Arabica dapat menjual Kopi Sangrai dalam tiga profile, dan green beans disuplai langsung dari Gudang Jayapura.

Untuk pertanyaan dan pemesanan silahkan hubungi +61-469-756575 atau kunjungi www.organicarabica.coffee

Berikut kontak lain untuk informasi lanjutan:

  • Phone/ Text Message: Jhon Kwnao: +6281286101000 or +6285769223000
  • Email: info@baliemarabica.com or info@papuacoffees.com
  • Mail: Gudang BBCoffee, Jalan Abepura – Sentani, Belakang Kompleks Pertanian, Jalan SPMA, Kampung Harapan, Sentani 99352, Jayapura, Papua, INDONESIA.

Baliem Arabica Cooperative Australia Branch is Launched on 20 November 2014

Baliem Arabica Cooperative (KSU Baiem Arabica) has now opened its distributor for Australia, based in Canberra, the Capital city of Australia on November 20th, 2014. The Global Sales and Marketing Manager, Jhon Yonathan Kwano stated that the distributor for Australia is now open and anyone from around the world can now order Papua Coffees from the western half of New Guinea Island via the cooperative’s Australia distributor.

According to Kwano, the distribution Agent, Mr> Y. Kogoya will be in charge of the coffee distribution primarily in Canberra and also all across Australia and Oceania.

This distribution agent was set up by Mr. Kwano just after attending the IUCN’s World Parks Congress 2014 that was held in Sydney Olympic Park from 12 – 19 November 2014. Please refer to Mr. Kwano’s report in Indonesian malay as presented in this website or at Papua Websites.

At this moment, KSU Baliem Arabica supplies both Green Beans with minimum order of 100 kg. directly supplied from Jayapura (Port Numbay) and roasted beans (with 3 profiles: dark roast, medium roast and light roast) in cooperation with the Jakarta Coffee House, Jakarta.

Please call +61-469-756575 to order Papua Coffees or for further information or visit www.organicarabica.coffee

For Papua further information from West Papua: contact us at the following addresses:

  • Phone/ Text Message: Jhon Kwnao: +6281286101000 or +6285769223000
  • Email: info@baliemarabica.com or info@papuacoffees.com
  • Mail: Gudang BBCoffee, Jalan Abepura – Sentani, Belakang Kompleks Pertanian, Jalan SPMA, Kampung Harapan, Sentani 99352, Jayapura, Papua, INDONESIA.

Pertemuan dengan Danil dari Republik Altai dan Ruang bagi Roh untuk Bekerja bagi Konservasi

Olympic Park Sydney

Olympic Park Sydney ANZ Stadium

Danil adalah nama seorang Kepala Suku, atau lebih tepat saya sebut Tua Adat dari negara bekas Uni Soviet bernama Republik Altai. Yang menarik bagi utusan KSU Baliem Arabica Jhon Kwano ialah “kharisma rohani” yang mempengaruhi ke seluruh ruang dan waktu di mana beliau berada. Saya nyatakan dia sebagai “Tua Adat yang sejati.”

Dalam banyak kesempatan yang diberikan kepadanya ia selalu bicara tentang “aspek rohani dari upaya konservasi yang dilakukan manusia di dunia”.

Menutup semua pertunjukan dan pidatonya, pada tanggal 18 November 2014 disajikan film tentang Tanah Adat yang bernilai rohani, tempat keramat (sacret sites) di Amerika Serikat, Australia, Altai yang menunjukkan betapa pemerintah dan dunia usaha sama sekali mengabaikan manfaat dan nilai lokasi bagi spiritualitas masyarakat adat setempat dan menghitung keuntungan ekonomi semata-mata sehingga di Amerika Serikat misalnya tanah adat yang sangat sakral digantikan dengan Dam Air yang besar dan menenggelamkan tempat masyarakat adat melakukan upacara adat. Di Altai terjadi realiassi rencana pipa gas yang akan dibawa dari Rusia di Utara ke China di Selatan, melewati Republik Altai, menembus dan merusak tanah adat dan tempat sakral di mana Kepala Suku Danil membangun tempat upacara adat dan tempat pendidikan masyarakat adat sedunia.

Di tempta di mana Danil ada telah dibangun sebuah pusat pertemuan di antara para tokoh adat di seluruh dunia untuk datang dan bertukar kekuatan dan membangun kekuatan dengan tujuan akhir membawa perlindungan dan harmoni dalam kehidupan di seluruh dunia, di mana mengajarkan kepada manusia untuk mencari kehidupan yang bahagia daripada kehidupan yang kaya.

Dalam website mereka http://uchenmek.ru/ dapat dilihat betapa tempat ini telah diperjuangkan dan dibangun dengan perjuangan yang tidak mudah, tetapi memberikan jalan kepada semua Kepala Suku di seluruh dunia untuk datang, bertukar informasi dan bertukar roh.

Berulang-ulang dalam kongres ini Danil menyatakan bahwa aspek rohani dalam usaha konservasi sama sekali diabaikan dan banyak pembicaraan tidak menyentuh esensi. Dalam kesempatan terakhir ini, utusan KSU Baliem Arabica menyampaikan pesan sebagai tanggapan dan penguatan kepada Kepala Suku Danil bahwa:

  1. Atas nama masyarakat adat di pulau New Guinea dan penguasa lokal di Tanah Papua, kami deklarasikan bahwa Masyarakat Adat pernah ada sejak jutaan tahun lalu, tetap ada hari ini, dan akan terus ada selama jutaan tahun mendatang. Sementara peradaban modern ini akan segera berakhir karena ia sendiri tidak tahu bagaimana caranya mempertahankan hidupnya.
  2. Atas nama masyarakat adat di pulau New Guine mendukung pernyataan Kepala Suku Danil bahwa perlu ada pertemuan rutin antara para kepala suku masyarakat adat di seluruh dunia sebagai upaya menghubungkan roh yang ada di seluruh dunia menjadi satu barisan dan bekerja untuk kepentingan manusia dan kehidupan di Bumi. Dinyatakan bahwa setelah berjuta-juta jam dihabiskan untuk berbicara dari otak dan sains, setelah memproduksi banyak laporan dan pernyataan dari otak dan sains, perlu ada waktu secara khusus diberikan kepada para Kepala Suku untuk duduk dan bekerja untuk kerjasama makhluk roh di seluruh dunia menanggapi pemanasan bumi dan perubahan iklim global
  3. Perlu ada waktu kita berikan kepada Makhluk Roh untuk bertindak mendukung upaya advokasi lingkungan hidup yang dilakukan oleh semua pihak.

Pada kesempatan yang sama, semua utusan dari Afrika, Amerika, Australia, Eropa menyampaikan pandangan atas diskusi yang dipimpin Kepala Suku Danil.

Kepala Suku Danil memberikan “Undangan Khusus” kepada para Kepala Suku di pulau New Guinea untuk datang ke Republik Altai dan bertukar roh dan informasi dan berdoa bersama baik di New Guinea maupun di Altai. Dengan serta-merta Jhon Kwano mewakili para Kepala Sukunya menyatakan “menerima” Undangan dengan rasa hormat dan segala kerendahan hati dan akan sampaikan kepada para tua-tua adat karena tugas John Kwano ialah memasarkan dan menjual Kopi, dan ada orang lain yang secara khusus mengurus para Kepala Suku dan Adat.

Mengapa KSU Baliem Arabica Hadir di World Parks Congress 2014 di Sydney, Australia?

Selamat Datang WPC

Selamat Datang World Parks Congress Sydney 2014

Tentu saja pertanyaan ini sudah mengemuka sejak membaca artikel dan persiapan utusan KSU Baliem Arabica menuju kongres sedunia yang diselenggarakan oleh Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa yang membidangi lingkungan hidup dan konservasi, yang diselenggarakan sekali setiap satu dekade (10 tahun). Kebanyakan even internasional di dunia terjadi secara tahunan, dan sering juga per empat tahun atau lima tahun, tetapi peristiwa per satu dekade ini penting untuk dihadiri oleh semua manusia yang hidup di planet Bumi. Alasan pertama karena peristiwa ini berbicara tentang alam, Bumi dan perlindungannya, karena semua manusia, semua makhluk, hidup di planet bernama Bumi. Upaya konservasi ialah upaya untuk mempertahankan planet Bumi sebagai tempat yang tetap layak huni, agar supaya kehidupan tidak menjadi punah karena ulah perbuatan manusia sendiri. Maka diupayakan tempat-tempat di darat maupun di laut yang dianggap bernilai ekologis dan ekosistem diperjuangkan untuk menjadi daerah atau wilayah konservasi. Di Tanah Papua kita tahu Taman Nasional Wasur dan Taman Nasional Lorentz serta taman nasional di Teluk Cenderawasih dan Raja Ampat sebagai cagar alam dan taman nasional, yang dilindungi oleh negara, didaftarkan dan diakui oleh badan internasoinal seperti UNESCO dan IUCN.

Alasan lainnya karena peristiwa ini terjadi sekali dalam 10 tahun sehingga banyak masalah yang menumpuk selama 10 tahun menjadi fokus dari semua manusia di dunia untuk dibawa ke forum internasional seperti ini.

Alasan ketiga karena misi dan visi dari Koperasi Baliem Arabica mewujudkan iklim usaha yang bersahabat dengan lingkungan sekitar di mana usaha koperasi dilakukan, yaitu bersahabat dengan alam sekitar dan budaya masyarakat sekitar. KSU Baliem Arabica lewat Unit Tanggungjawab Lingkungan (yaitu lingkungan sosial dan lingkungan alam) selama tiga tahun belakangan ini telah aktiv dalam melakukan pendidikan, penyuluhan dan penyebarluasan informasi tentang lingkungan alam di mana kita hidup. Juga sudah aktiv dalam pembersihan eceng gondok di danau Sentani, Kabupaten Jayapura karena teridentifikasi eceng gondok ialah tanaman exotic (pendatang) yang bersifat invasive (menguasai dan membunuh spesies asli). Sampai detik inipun, kegiatan penanganan eceng gondok sedang berlangsung. Dalam waktu singkat, awal tahun 2015, KSU Baliem Arabica Unit Tanggungjawab Lingkungan berencana meluncurkan program “Papua Hijau” yang bertujuan mendistribusikan informasi dan melakukan langkah-langkah konservasi lingkungan di Tanah Papua.

Mengapa Koperasi Baliem Arabica?

Koperasi Baliem Arabica ialah perintis dan sampai hari ini satu-satunya badan usaha milik Orang Asli Papua yang memproduksi dan mengekspor produk dari Tanah Papua ke luar negeri, dan oleh karena itu dalam pentas perdagangan global, KSU Baliem Arabica harus hadir sebagai perusahaan yang tahu diri, tahu diri dari sisi di mana ia beroperasi dan menanam kopi, di mana para petani kopi hidup, dan di mana para konsumen kopi Papua hidup. Tanah Papua sebagai tempat pijakan pertama KSU Baliem Arabica secara otomatis menjadi tanggungjawab moral untuk mengupayakan kelestarian Bumi Cenderawasih. Merintis sesuatu ialah mulia, walaupun apa yang dilakukan barangkali tidak begitu berarti dan tidak dapat dianggap berguna kalau dibandingkan dengan apa yang dilakukan NGO konservasi alam seperti Walhi, WWF dan Conservation International.

KSU Baliem Arabica sebagai perintis ekspor kopi dari Tanah Papua merasa secara otomatis bertanggungjawab atas pelestarian Bumi Cenderawasih dan mengundang semua badan usaha yang beroperasi di Tanah Papua untuk bersama-sama berbaris menyatukan kekuatan, melakukan kegiatan-kegiatan pelestarian dan konservasi lingkungan alam di Tanah Papua.

KSU Baliem Arabica sungguh berharap agar kunjungannya ke WorldParksCongress.org tahun 2014 di Olympic Park, Sydney, New South Wales, Australia ini memberikan masukan dan pelajaran yang berarti buat nantinya kembali dan diterapkan dalam pengembangan usaha-usaha ekonomi yang dikelola Koperasi.

Jhon Yonathan Kwano sebagai utusan yang mengusulkan Koperasi untuk membiayai kunjungan ke kegiatan ini berdoa kiranya Tuhan pencipta Tanah Papua dan pencipta umat manusia sekalian, khususnya  yang ada dan berbisnis di Tanah Papua, apapun jenis usahanya, apapun agama, ras dan sukunya, menjadi sadar dan berdoa agar Bumi ini tetap menjadi tepat yang layak huni bagi kita saat ini, bagi anak-anak dan cucu kita di hari esok dan buat puluhan dan ratusan generasi kita mendatang.