Organisasi

Natal bersama Petani Kopi Spesial Papua khusus di Kabupaten Jayawijaya

Invasice Species

Pencabutan Species Invasive di Pegunungan Tengah Papua Dimulai

Natal bersama Petani Kopi Spesial Papua khusus di Kabupaten Jayawijaya sekaligus Penyambutan Tahun Baru 2015 dilaksanakan pada tanggal 01 Januari 2015 bertempat di lokasi Jln. Hom-Hom samping Kampus UNIYAP II atau Lokasi Baru KSU. Baliem Arabica.

Acara tersebut dihadiri oleh para undangan dari Dinas Perkebunan Kab. Jayawijaya, Dinas Perindagkop dan Dinas Pariwisata serta Dinas Kehutanan.

Melalui acara ini KSU Baliem Arabica juga telah Lounching Operasi Tumbuhan Penakhluk di seluruh wilayah Pegunungan Tengah yang dimulai dari Kab. Jayawijaya. Kata ketua KSU. Baliem Arabica-“Exportir Papua Specialty Coffee” dalam sambutannya bahwa; Tujuan utama Pencabutan dan pemusnahan tumbuhan Penakhluk seperti LANTANA adalah kelanjutan dari Operasi Eceng Gondok di Danau Sentani Kab. Jayapura dan ini adalah bagian dari perwujudan visi/misi Organic Arabica Coffee Papua yang sempurna menuju “EKONOMI HIJAU PAPUA” dan menata Pengembangan Kopi Organik Papua sebagai tujuan Wisata Dunia sekaligus mengangkat produk kearifan lokal masyarakat Adat setempat, demikian lanjut Pak Ketua dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Sekretaris KSU. Baliem Arabica, K. Yikwa.

Di akhir sambutannya Sekretaris KBA menyerahkan 65 unit mesin Luwak, Terpal, Ember, Loyang dan Gunting pemangkasan kepada petani kopi Specialty binaan KSU. Baliem Arabica di 9 Titik Kelompok Tani SE-Kabupaten Jayawijaya Wamena.

Sumber: Ketua KSU Baliem Arabica

Selamat Tahun Baru 1 Januari 2015

Kerjasama JakartaCoffeeHOuse.com dan PAPUAmart.com

Kerjasama JakartaCoffeeHOuse.com dan PAPUAmart.com

Dari Kebun dan Kantor Pusat KSU Baliem Arabica, dari Ketua Koperasi, Badan Pengurus dan Seluruh Crew PAPUAmart.com di Yogyakarta, Gudang Processing di Port Numbay, kami mengucapkan

SELAMAT MEMASUKI TAHUN BARU 2015

SElAMAT MENYAMBUT SEMANGAT BARU!

Semoga kita semua diperbuarui dalam segala upaya kita mencapai cita-cita kemandirian ekonomi kerakyatan Papua demi kesejahteraan Masyarakat Adat di Tanah Papua, dalam rangka mewujudkan Masyarakat Adat Papua yang modern, sejahtera dan mandiri.

 

Baliem Arabica Masuk Dalam ‘One Vilage One Product’

Jum’at, 04 April 2014 09:25, Sumber BintangPAPUA.com

WAMENA – Rapat anggota ke-7 KSU Baliem Arabika yang berlangsung sehari dengan melibatkan 681 anggota dari 8 kabupaten yang terdaftar berlangsung di KSU Baliem Arabika Jalan Tamrin Wamena Rabu (2/4)

Adapun rapat anggota tersebut membicarakan, evaluasi perkembangan, laporan kemajuan, kebutuhan petani, kebutuhan pasar, harapan petani, tantangan petani, tantangan pasar, solusi khusus seputar kopi, solusi untuk petani, solusi untuk pasar termasuk simpan pinjam yang akan dibahas dirapat tersebut.

Rapat tersebut dibuka secara resmi Kepala Distrik Wamena Lince Kogoya, S.IP., yang sekaligus mewakili pemerintah daerah.

Usai pembukaan kegiatan kepada Wartawan Lince Kogoya mengatakan bahwa potensi pengembangan kopi di daerah pegunungan sangat menjanjikan apalagi dengan usaha perkebunan kopi sebagai peluang kerja

“Masyarakat punya lahan tinggal di kembangkan saja apalagi pasarnya sudah ada, dan dengan hasil ini para petani tidak lagi tergantung pada pemerintah dan sudah mandiri. Diera globalisasi nantinya ada persaingan,” katanya.

Sehingga disaat ini hanya diharapkan pemantapan administrasi keuangan, manajemen saja yang dimantapkan, sehingga betul-betul kita diperlengkapi diri untuk bersaing dengan pasar luar karena kalau di era globalisasi 2020 kita diperhadapkan dengan era globalisasi dan kalau kita tidak kuat untuk mengatur usaha baik perkebunan, administrasi dan keuangan kita akan tergeser oleh mereka yang mempunyai modal besar.

“Kami pemerintah sangat bangga dengan apa yang sudah di jalankan oleh KSU Baliem Arabica, sudah merangkul masyarakat bekerja menghidupi sektor perkebunan bahkan sampai tembus pasar internasional,”tambahnya..

Sementara itu Ketua KSU Baliem Arabica,. Selion Karoba, mengatakan bahwa pihaknya memiliki dua anggota yaitu umum sebanyak 681 anggota dan khusus 81 anggota, yang terbagi atas 8 kabupaten, Jayawijaya, Lanny Jaya, Yalimo, Tolikara,Yahukimo, Nduga, Mamberamo Tengah, Pegunungan Bintang. yang khusus mereka yang mengelola kopi organik yang layak dan penjualannya sampai ke luar negeri sedangkan umum hanya seputar dalam negeri dan lokal saja” katanya.

Unit kami yang ada di Jayapura untuk menangani hama, bibit, pembersihan, dan pasaran distributor di Papua Barat Manokwari dan di Timika dalam bentuk kafee

Dirinya menambahkan bahwa setelah expor 5 kali keluar saat ini lebih terfokus di dalam negri seperti Jawa, Bali, Sulawesi, Sumatra dan di Freeport melalui pangan sari utama sebanyak 1 Ton.

“Masalah pasar kami sudah punya pasar tetap hanya saja produksi yang akan kami tingkatkan” ucapnya.

Baliem Arabica sendiri masuk dalam Asosiasi kopi spesial Amerika, juga kopi spesial satu-satunya di Indonesia yang masuk dalam OVOP. (One Vilage One Product) Untuk itu diharapkan sesuai dengan tema kami bahwa RAT. KBA Tahun ini kita mewujudkan pengelolaan ekonomi kreatif melalui produk unggulan daerah. Baliem Arabica Specialty cofee. (titus/don/l03)