tanggungjawab lingkungan

Pertemuan dengan Danil dari Republik Altai dan Ruang bagi Roh untuk Bekerja bagi Konservasi

Olympic Park Sydney

Olympic Park Sydney ANZ Stadium

Danil adalah nama seorang Kepala Suku, atau lebih tepat saya sebut Tua Adat dari negara bekas Uni Soviet bernama Republik Altai. Yang menarik bagi utusan KSU Baliem Arabica Jhon Kwano ialah “kharisma rohani” yang mempengaruhi ke seluruh ruang dan waktu di mana beliau berada. Saya nyatakan dia sebagai “Tua Adat yang sejati.”

Dalam banyak kesempatan yang diberikan kepadanya ia selalu bicara tentang “aspek rohani dari upaya konservasi yang dilakukan manusia di dunia”.

Menutup semua pertunjukan dan pidatonya, pada tanggal 18 November 2014 disajikan film tentang Tanah Adat yang bernilai rohani, tempat keramat (sacret sites) di Amerika Serikat, Australia, Altai yang menunjukkan betapa pemerintah dan dunia usaha sama sekali mengabaikan manfaat dan nilai lokasi bagi spiritualitas masyarakat adat setempat dan menghitung keuntungan ekonomi semata-mata sehingga di Amerika Serikat misalnya tanah adat yang sangat sakral digantikan dengan Dam Air yang besar dan menenggelamkan tempat masyarakat adat melakukan upacara adat. Di Altai terjadi realiassi rencana pipa gas yang akan dibawa dari Rusia di Utara ke China di Selatan, melewati Republik Altai, menembus dan merusak tanah adat dan tempat sakral di mana Kepala Suku Danil membangun tempat upacara adat dan tempat pendidikan masyarakat adat sedunia.

Di tempta di mana Danil ada telah dibangun sebuah pusat pertemuan di antara para tokoh adat di seluruh dunia untuk datang dan bertukar kekuatan dan membangun kekuatan dengan tujuan akhir membawa perlindungan dan harmoni dalam kehidupan di seluruh dunia, di mana mengajarkan kepada manusia untuk mencari kehidupan yang bahagia daripada kehidupan yang kaya.

Dalam website mereka http://uchenmek.ru/ dapat dilihat betapa tempat ini telah diperjuangkan dan dibangun dengan perjuangan yang tidak mudah, tetapi memberikan jalan kepada semua Kepala Suku di seluruh dunia untuk datang, bertukar informasi dan bertukar roh.

Berulang-ulang dalam kongres ini Danil menyatakan bahwa aspek rohani dalam usaha konservasi sama sekali diabaikan dan banyak pembicaraan tidak menyentuh esensi. Dalam kesempatan terakhir ini, utusan KSU Baliem Arabica menyampaikan pesan sebagai tanggapan dan penguatan kepada Kepala Suku Danil bahwa:

  1. Atas nama masyarakat adat di pulau New Guinea dan penguasa lokal di Tanah Papua, kami deklarasikan bahwa Masyarakat Adat pernah ada sejak jutaan tahun lalu, tetap ada hari ini, dan akan terus ada selama jutaan tahun mendatang. Sementara peradaban modern ini akan segera berakhir karena ia sendiri tidak tahu bagaimana caranya mempertahankan hidupnya.
  2. Atas nama masyarakat adat di pulau New Guine mendukung pernyataan Kepala Suku Danil bahwa perlu ada pertemuan rutin antara para kepala suku masyarakat adat di seluruh dunia sebagai upaya menghubungkan roh yang ada di seluruh dunia menjadi satu barisan dan bekerja untuk kepentingan manusia dan kehidupan di Bumi. Dinyatakan bahwa setelah berjuta-juta jam dihabiskan untuk berbicara dari otak dan sains, setelah memproduksi banyak laporan dan pernyataan dari otak dan sains, perlu ada waktu secara khusus diberikan kepada para Kepala Suku untuk duduk dan bekerja untuk kerjasama makhluk roh di seluruh dunia menanggapi pemanasan bumi dan perubahan iklim global
  3. Perlu ada waktu kita berikan kepada Makhluk Roh untuk bertindak mendukung upaya advokasi lingkungan hidup yang dilakukan oleh semua pihak.

Pada kesempatan yang sama, semua utusan dari Afrika, Amerika, Australia, Eropa menyampaikan pandangan atas diskusi yang dipimpin Kepala Suku Danil.

Kepala Suku Danil memberikan “Undangan Khusus” kepada para Kepala Suku di pulau New Guinea untuk datang ke Republik Altai dan bertukar roh dan informasi dan berdoa bersama baik di New Guinea maupun di Altai. Dengan serta-merta Jhon Kwano mewakili para Kepala Sukunya menyatakan “menerima” Undangan dengan rasa hormat dan segala kerendahan hati dan akan sampaikan kepada para tua-tua adat karena tugas John Kwano ialah memasarkan dan menjual Kopi, dan ada orang lain yang secara khusus mengurus para Kepala Suku dan Adat.

IUCN World Parks Congress 2014 dan Tekad KSU Baliem Arabica

IUCN World Parks Congress

IUCN World Parks Congress

IUCN World Parks Congress 2014 merupakan sebuah “landmark” forum global dari taman yang terlindungi di dunia. Kongres ini akan berbagi pengetahuan dan inovasi, menetapkan agenda untuk konservasi tempat-tempat yang terlindungi selama dekade-dekade mendatang. Membangun dari tema “Parks, people, planet: inspiring solutions”, acara ini akan menyajikan, membahas dan menciptakan pendekatan-pendekatan original untuk konservasi dan pembangunan, membantu menangani gap dalam agenda konservasi dan pembangunan. Demikian dinyatakan WorldParksCongress.org

Dengan gambaran dan tema seperti ini, tentu saja yang tertarik ialah semua manusia di dunia, para penghuni planet Bumi karena ada hubungan langsung antara perlindungan/ konservasi alam dengan pembangunan yang berujung kepada nasib manusia dan nasib semua makhluk di planet Bumi.

Keperdulian terhadap lingkungan lama dimulai sejak lama, tetapi menjadi lebih serius setelah ada penemuan bahwa pemanasan Bumi menjadi ancaman bagi kehidupan di planet Bumi karena telah terjadi penipisan laposn ozone yang berfungsi sebagai lapisan yang membantu mengimbangi panas matahari langsung ke Bumi.

Bumi Cenderawasih atau pulau New Guinea dikatakan memiliki hutan tropis terbanyak nomor dua di dunia. KSU Baliem Arabica sebagai sebuah kelompok usaha milik penduduk Asli Papua di pegunungan Tengah Papua yang menjadi perintis dalam mengekspor produk asli Papua ke pasar internasional merasa bertanggungjawab secara moral menjadi perintis dalam berbagai hal, terutama demi kelangsungan hidup di tanah Papua.

Tanggungjawab lingkungan KSU Baliem Arabica dibentuk sejak 2012 dan selama ini KSU Baliem Arabica aktiv dalam menyebarkan informasi lewat brosur dan lokakarya di kalangan para petani kopi tentang pentingnya lingkungan alam sekitar, tumbuhan dan hewan exotic yang invasive dan bagaimana cara mengendalikan spesies yang dianggap membahayakan spesies asli Tanah Papua.

Sebagai kelanjutan dari Tanggungjawab Lingkungan, KSU Baliem Arabica yang tanaman kopinya sebagian masuk ke Taman Nasional Lorentz yang diproteksi secara hukum membawa diri ke acara-cara lokal maupun internasional dalam rangka memahami bagaimana mengimbangi kerusakan lingkungan sementara kegiatan usaha tetap dijalankan demi pembangunan ekonomi Orang Asli Papua. (OAP).

Kami sebagai badan usaha milik OAP hendak menunjukkan jalan yang benar bagi semua Badan Usaha yang bergerak di Bumi Cenderawasih baik di bagian barat maupun timur tanah Papua bahwa keperdulian terhadap Lingkungan alam haruslah menjadi prioritas daripada kepentingan ekonomi dan politik.

Kami berharap kehadiran KSU Baliem Arabica dengan biaya yang besar ini tidak sia-sia.

WorldParksCongress.org Australia 2014 dihadiri Utusan KSU Baliem Arabica

Selamat datang peserta World Parks Congress

Selamat datang peserta World Parks Congress

Sebagai bagian dari tanggungjawab lingkungan dari KSU Baliem Arabica, setelah meluncurkan proyek pembersihan Eceng Gondok sebagai tumbuhan exotic yang invasive di Danau Sentani, Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua, maka KSU Baliem Arabica Unit Tanggungjawab Lingkungan saat ini mengutus Kepala Unit Global Sales & Marketing Koperasi untuk menghadiri Kongres Taman Sedunia (World Parks Congress) 2014 di Sydney, Australia.

KSU Baliem Arabica telah menyampaikan lamaran kepada panitia untuk menghadirinya dan telah membayar biaya administrasi kongres, sekaligus membayar biaya hotel untuk 9 malam.

Pendaftaran yang disampaikan Koperasi dari Tanah Papua, tepatnya di Lembah Baliem, Pegunungan Tengah Papua ini telah diterima panitia. Ditindaklanjuti dengan persetujuan atas lamaran visa bisnis yang diajukan oleh Koperasi kepada Kedutaan Besar Australia di Jakarta.

Acara akan berlangsung tanggal 12 – 20 November 2014, bertempat di ICMS Australasia, GPO Box 3270, Sydney NSW 2001.

Acara ini diselenggarakan oleh International Union for Conservation of Nature dengan tema Parks, People, Planet: Inspiring Solutions.

Selain utusan dari Koperasi Baliem Arabica, acara ini juga akan dihadiri utusan Kementerian Kehutanan Republik Indonesia.

Ucapan “Terima kasih!” dan Salam Sukses Panitia dan Peserta BaliemCup.com

Baliem Cup

Baliem Cup sponsor Baliem Blue Coffee

Ucapan “Terima kasih” kami Koperasi Serba Usaha¬† Baliem Arabica sampaikan kepada Panitia Pelaksana dan Peserta Baliem Cup.

Ssebagai produsen Baliem Blue Coffee yang telah diekspor ke pasar mancanegara, KSU Baliem Arabica memiliki Unit Tanggunjawab Lingkungan, yaitu tanggungjawab kepada lingkungan sosial dan tanggungjawab terhadap lingkungan alam di mana Koperasi menjalankan usahanya. Unit Tanggungjawab Lingkungan KSU Baliem Arabica telah melakukan berbagai kegiatan seperti pembersihan Eceng Gondok di Danau Sentani sejak tahun 2013. Sebagai tanggungjawab lingkungan sosial, pada tahun yang sama telah mensponsori pendirian Yayasan 8 Plus 1 untuk menjalankan proyek pengumpulan sumbangan bagi kelanjutan pembangunan yang telah diletakkan oleh para generasi pendahulu kita. Kini Balim Cup diselenggarakan di kota Studi Yogyakarta, sebagai kota di luar pulau New Guinea yang menampung orang Papua dalam jumlah terbanyak.

KSU Baliem Arabica menyampaikan terimakasih kepada pengurus dan panitia yang telah berhasil menyelenggarakan kejuaraan Bola Volley ini, menyusul penyelenggaraan Kejuaraan Sepak Bola se-Tanah Papua bernama Koteka Cup yang telah berbangsung beberapa bulan lalu.

KSU Baliem Arabica punya ambisi dan mimpi, walaupun kemampuan sangat terbatas karena kami hanya berjalan bermodalkan semangat dan tekad bulat untuk membangun tanah dan manusia Papua, untuk mengembangkan Kejuaraan bernama BaliemCup.com ini. Kami impikan bukan hanya untuk Bola Volley, tetapi mencakup sepak bola dan bidang olahraga lain yang digemari orang Papua. Selain bidang olahraga yang lebih luas, kami juga berambisi untuk sebuah turnamen yang diikuti keseluruhan orang Papua di pulau New Guinea: mulai dari Sorong sampai Samarai.

Olahraga bagi generasi muda Papua patut kita jadikan sebagai bagian dari kehidupan orang Papua, yang pada akhirnya menjadi bagian dari budaya dan darah-daging orang Papua.

Hal ini menjadi ambisi yang penting dan patut didukung oleh berbagai pihak yang mau mewujudkan kebangkitan orang Papua dan kesejahtaraan masyarakat Papua. Prestasi generasi muda Papua belakangan ini telah dengan nyata-nyata membuktikan kepada kita sekalian bahwa mereka sanggup berbicara di kancah olahraga di berbagai bidang dan tingkatan.

Dengan penyelenggaraan turnamen seperti BaliemCup.com maka akan membantu indistru olahraga di tanah Papua menyaring bibit-bibit unggul di bidang olahraga dari Tanah Papua untuk kemudian dipupuk dan dikembangkan sebelum disumbangkan bagi keharuman nama Papua.

Dengan pengembangan olahraga akan lahir orang Papua yang sportif, yang bermental “gentlemen“, yang sanggup dan menjadi terbiasa menerima kekalahan ataupun merayakan kemenangan, bukan menjadikan kekalahan sebagai pukulan memalukan atau kemenangan sebagai puncak kejayaan.

Sportifitas perlu ditanamkan, dipupuk dan ditumbuh-kembangkan secara luas dan terencana, agar ia kemudian merambat ke berbagai ranah kehidupan modern orang Papua: sosial, politik, ekonomi, budaya. Sportifitas dalam bersikap, bertutur-kata dan bertindak menunjukan tingkat peradaban yang matang dan mapan.

Sportifitas lebih tepat dan jitu dikembangkan lewat berbagai kegiatan olahraga, dengan melibatkan orang Papua di berbagai lapisan dan tingkatan dalam ber-olah-raga sementara berlatih dan mengembangkan sportifitasnya.

Dengan berakhirnya Baliem Cup I, 2014 tanpa rintangan dan hambatan apapun tetah menunjukkan kepada semua pihak bahwa sportifitas itu telah ada di antara generasi muda Papua dan potensial untuk ditumbuh-kembangkan.

“Image” dan “pandangan” orang non-Papua tentang pemain Papua yang “emosional” dan “tidak sportif” harus dihapuskan dari ingatan dan persepsi para penonton, komentator dan stake-holders olahraga di manapun berada. Kini waktunya orang Papua hadir di arena pertandingan dan bertanding dan berlomba secara sehat dan sportif, dan merayakan kemenangan dan kekalahan dengan ucapan syukur dan saling berbagi.

Sebagai sponsor tunggal Baliem Cup I, 2014, kami nyatakan turnamen ini telah berlangsung dengan sukses dan meriah. Selanjutnya kami nyatakan “Siap!” untuk mendukung turnamen lainnya dalam waktu-waktu mendatang.

Selain itu kami mengundang berbagai pihak yang berhubungan dengan manusia dan tanah Papua, pemerintah, bandan usaha, organisasi pemerintah ataupun swasta, terutama Bank Papua dan bank-bank lainnya di Tanah Papua, agar tidak menutup mata dan masa bodoh dengan inisiatif ini, agar mengambil bagian dalam kegiatan-kegiatan yang bertujuan menanam dan menumbuh-kembangkan sportifitas dan kejujuran dalam jiwa manusia Papua. [Amin!]