Tentang Kopi

Kopi adalah sejenis minuman yang berasal dari proses pengolahan dan ekstraksi biji tanaman kopi.

Tanaman kopi biasanya berbentuk semak atau tumbuhan kecil yang tumbuh sekitar 10-12 kaki (sekitar 1 – 1.5 m) di daerah tropis gugusan Cancer dan Capricorn.

Kopi adalah sejenis minuman yang berasal dari proses pengolahan dan ekstraksi biji tanaman kopi.

Kata kopi sendiri awalnya berasal dari bahasa Arab: قهوة‎ qahwah yang berarti kekuatan, karena pada awalnya kopi digunakan sebagai makanan berenergi tinggi.[3] Kata qahwah kembali mengalami perubahan menjadi kahveh yang berasal dari bahasa Turki dan kemudian berubah lagi menjadi koffie dalam bahasa Belanda.[rujukan?] Penggunaan kata koffie segera diserap ke dalam bahasa Indonesia menjadi kata kopi yang dikenal saat ini.

Secara umum, terdapat dua jenis biji kopi, yaitu arabika (kualitas terbaik) dan robusta.

Belakangan ini Indonesia dengan gencar-gencarnya mempromosikan penanaman kopi dan ekspor kopi ke pasar internasional. Secara ekonomi kopi ekspor kopi memberikan pemasukan yang besar bagi petani dan kontribusi pajak yang begitu besar pula, tetapi kopi di Indonesia belum dipromosikan secara optimal.

Kopi Robusta dan Arabika

Dua jenis utama tumbuhan kopi yang sering diproduksi adalah Arabika (Coffeea Arabica) dan Robusta (Coffeea Canephora)

Robusta dari kata “robust” yang berarti lebih kuat daripada jenis Arabika, dapat tumbuh di dataran rendah. Karakter tanaman kopi Robusta lebih kuat dan memiliki kadar asam yang lebih rendah. Biasanya tumbuhan ini ditanam di Vietnam, Brazil, dan Indonesia.

Arabica adalah kopi tradisional yang bibit awalnya berasal dari jazirah Arabia. Rasanya cenderung lebih ringan karena kadar kafeinnya lebih rendah. Rasanya sedikit pahit dan agak kelat, namun paling enak jika dicampur pemanis.

Sementara Robusta adalah jenis kopi yang berasal dari Benua Afrika. Kopi Robusta mengandung kafein paling tinggi. Dikenali dari rasanya yang pahit dan asam. Karena itu kopi Robusta lebih sering diolah menjadi varian minuman kopi semacam espresso.

Harga biji kopi Arabica lebih tinggi dibandingkan dengan harga biji kopi Robusta.

Biji Kopi Arabika

Biji Kopi Terbaik ini tumbuh di dataran tinggi dan sangat halus dalam proses panen. Karena perawatan yang terus-menerus dalam fase pertumbuhan, biji ini menawarkan rasa jauh lebih lezat dan luar biasa. Anda sering melihat biji kopi Arabika diberi label sebagai kopi berkualitas, tetapi memiliki kadar cafeine yang lebih rendah dari Kopi Robusta. Biji kopi Arabika adalah yang paling langka dan bernilai dalam berbagai kopi dan dapat ditemukan di daging panggang khusus yang lebih canggih.

Arabika tumbuh di dataran yang lebih tinggi, biasanya pada ketinggian dataran mencapai lebih dari 600 m sampai 2500 m dari atas permukaan laut. Arabika memiliki aroma yang lebih khas dan kadar keasamannya lebih pas. Brazil, Kolombia, Etiopia, Amerika Tengah, Meksiko, India, dan Afrika Timur adalah beberapa negara yang dikenal dengan produksi tanaman kopi Arabika yang tinggi. Arabika adalah kopi yang paling banyak diproduksi di seluruh dunia.

Kopi arabika merupakan tipe kopi tradisional dengan cita rasa terbaik.

Ciri-ciri kopi arabika:

*Aromanya wangi sedap mirip percampuran bunga dan buah. Hidup di daerah yang sejuk dan dingin.
* Memiliki rasa asam yang tidak dimiliki oleh kopi jenis robusta.
* Memiliki bodi atau rasa kental saat disesap di mulut.
* Rasa kopi arabika lebih mild atau halus.
* Kopi arabika juga terkenal pahit.

Ciri-ciri Pohon Arabica:

– Lebih susah dipelihara
– Cenderung tumbuh di daratan tinggi (1000m – 2000m)
– Jumlah biji kopi yang dihasilkan lebih rendah
– Butuh waktu 9 bulan untuk proses bunga -> buah
– Berbuah di suhu yang lebih dingin

Antara kopi arabika yang satu dan yang lain punya perbedaan rasa.

 

Biji Robusta

Biji Kopi Robusta yang merupakan bahan untuk membuat kopi rasa buah tumbuh lebih baik dan lebih mudah untuk panen dari biji kopi Arabika, hal ini dikarenakan Tanaman kopi ini kurang sensitif terhadap iklim sehingga mereka akan selalu menjadi jaminan panen. Tanaman ini akan menghasilkan lebih banyak buah daripada Arabika.

Akan tetapi minuman yang dihasilkan oleh biji ini rasanya pahit dan asam. Tetapi Biji Robusta memiliki Cafeine yang tinggi.

Kopi robusta pertama kali ditemukan di Kongo pada tahun 1898.

Ciri-ciri kopi robusta:

* Memiliki rasa yang lebih seperti cokelat.
* Bau yang dihasilkan khas dan manis.
* Warnanya bervariasi sesuai dengan cara pengolahan.
* Memiliki tekstur yang lebih kasar dari arabika.

Ciri – ciri Pohon Robusta:

– Lebih rentan diserang serangga
– Tumbuh di daratan rendah (700m)
– Jumlah biji kopi yang dihasilkan lebih tinggi
– Butuh wakru 10-11 bulan untuk proses bunga -> buah
– Berbuah di suhu udara yang lebih hangat

 

Sumber Informasi tentang Kopi